Translate

Kamis, 15 Oktober 2026

Kapolri Suyudi Merubah Citra & Integritas POLRI

 

Janji Kapolri Suyudi akan mewujudkan Indonesia damai dan aman karena amanah, adalah janji yang sangat berat namun mulia jika dapat di implementasikan dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto.





-----

Jum'at 16 Oktober 2026


Kapolri Suyudi Merubah Citra & Integritas POLRI

 

Oleh: Achmad Ramli Karim

(Pemerhati Politik & Pendidikan)

 

Janji Kapolri Suyudi akan mewujudkan Indonesia damai dan aman karena amanah, adalah janji yang sangat berat namun mulia jika dapat di implementasikan dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Mengerikan ! Ternyata power Kapolri Jenderal Polisi Suyudi jauh melebihi ekspektasi kita semua. Bayangkan baru beberapa hari dilantik beliau sudah memerintahkan anggotanya, untuk menggerebek markas judi online (judol) yang ada di Kompleks TNI Angkatan Darat. Namun yang lebih epic nya setelah itu beliau melakukan penggerebekan secara serentak diberbagai kota besar, untuk menangkap bandar-bandar narkoba dan para pengedarnya.

Hasilnya ratusan orang ditangkap, barang bukti ratusan kilogram berbagai jenis narkoba berhasil disita, serta aset dan uang puluhan milyar pun milik para bandar berhasil disita. Tidak sampai disitu, secara tegas dan terang-tetangan Kapolri Suyudi mengajak perang terbuka kepada para bandar yang masih berkeliaran. Beliau mengatakan prnggebrekan ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan ribuan kali sampai negara bersih dari narkoba, judi online, dan kejahatan lainnya. Itulah gambaran integritas dan citra yang diemban oleh Kapolri yang baru, yang sangat jauh berbeda dengan Kapolri sebelumnya.

Citra dan integritas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sangat bergantung pada konsistensi antara perkataan dan tindakan setiap anggotanya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolri : Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat.

Dikutip dari-Tribratanews.polri-

Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Commander Wish menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus senantiasa memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat. Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

“Setiap anggota Polri harus memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan bersama-sama menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran Polri harus memberikan manfaat dan solusi nyata,” tegas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Kapolri menekankan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga harus disertai kemampuan untuk mendengar aspirasi, memahami kebutuhan, serta merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Sejalan dengan arahan tersebut, seluruh personel Polri diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan berintegritas. Setiap anggota juga dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi komitmen bagi seluruh personel Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kepercayaan, dan bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis.

Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, mengusung semangat "Tegas pada kejahatan, patuh pada hukum" dengan memperkenalkan 6 Program Prioritas Transformasi Polri 2026–2029 serta program Quick Wins 100 hari pertama.

 

6 Program Prioritas Transformasi Polri

1). Penguatan Kelembagaan: Penataan struktur dari Mabes hingga Polsek agar lebih ramping, proporsional, dan tepat sasaran.

2). Pembinaan SDM dan Rekrutmen: Sistem meritokrasi yang bersih dari praktik titipan dan transaksi.

3). Penguatan Pelayanan Publik: Transparansi dan digitalisasi layanan untuk mencegah pungli.

4). Penguatan Penegakan Hukum: Fokus pada kualitas dan keadilan penanganan perkara.

5). Penguatan Pengawasan: Sistem pengawasan berbasis risiko yang proaktif.

6). Akuntabilitas Anggaran: Penilaian kinerja anggaran berdasarkan hasil nyata bagi masyarakat.

Adapun Program "Quick Wins 100 Hari Pertama"

Fokus awal meliputi keamanan ruang publik, pemberantasan narkoba, penanganan judi online dan penipuan digital, peningkatan layanan darurat 110, serta penguatan penyidikan berbasis ilmiah (Scientific Investigation).

Sebagai pengamat, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat: Mari bersama-sama memberikan dukungan, apresiasi, dan do'a keselamatan bagi Kapolri yang baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajarannya, agar sukses menjalankan visi misi POLRI untuk mewujudkan Indonesia Damai dan aman karena amanah. Aamiin...

 

 

Makassar, 16 Oktober 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar