Janji Kapolri Suyudi akan mewujudkan Indonesia damai dan aman karena amanah, adalah janji yang sangat berat namun mulia jika dapat di implementasikan dibawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
-----
Jum'at 16 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Merubah Citra & Integritas POLRI
Oleh: Achmad Ramli
Karim
(Pemerhati Politik & Pendidikan)
Janji Kapolri Suyudi akan
mewujudkan Indonesia damai dan aman karena amanah, adalah janji yang sangat
berat namun mulia jika dapat di implementasikan dibawah kepemimpinan Prabowo
Subianto.
Mengerikan ! Ternyata
power Kapolri Jenderal Polisi Suyudi jauh melebihi ekspektasi kita semua.
Bayangkan baru beberapa hari dilantik beliau sudah memerintahkan anggotanya,
untuk menggerebek markas judi online (judol) yang ada di Kompleks TNI Angkatan
Darat. Namun yang lebih epic nya setelah itu beliau melakukan penggerebekan
secara serentak diberbagai kota besar, untuk menangkap bandar-bandar narkoba
dan para pengedarnya.
Hasilnya ratusan orang
ditangkap, barang bukti ratusan kilogram berbagai jenis narkoba berhasil
disita, serta aset dan uang puluhan milyar pun milik para bandar berhasil
disita. Tidak sampai disitu, secara tegas dan terang-tetangan Kapolri Suyudi
mengajak perang terbuka kepada para bandar yang masih berkeliaran. Beliau
mengatakan prnggebrekan ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan ribuan kali
sampai negara bersih dari narkoba, judi online, dan kejahatan lainnya. Itulah
gambaran integritas dan citra yang diemban oleh Kapolri yang baru, yang sangat
jauh berbeda dengan Kapolri sebelumnya.
Citra dan integritas
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sangat bergantung pada konsistensi
antara perkataan dan tindakan setiap anggotanya dalam menjalankan tugas sebagai
pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolri
: Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat.
Dikutip dari-Tribratanews.polri-
Kapolri Jenderal Polisi
Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Commander Wish
menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus senantiasa memahami masyarakat,
bekerja untuk masyarakat, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat.
Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas
kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
“Setiap anggota Polri
harus memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan bersama-sama
menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran Polri harus
memberikan manfaat dan solusi nyata,” tegas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario
Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Kapolri menekankan bahwa
pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan
dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga harus disertai kemampuan
untuk mendengar aspirasi, memahami kebutuhan, serta merespons berbagai persoalan
yang dihadapi warga.
Sejalan dengan arahan
tersebut, seluruh personel Polri diharapkan terus meningkatkan profesionalisme,
memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta mengedepankan pelayanan yang
humanis, responsif, dan berintegritas. Setiap anggota juga dituntut untuk
menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan
masyarakat.
Semangat “Polisi Bersama
Masyarakat” menjadi komitmen bagi seluruh personel Polri untuk terus hadir di
tengah masyarakat, membangun kepercayaan, dan bersama-sama mewujudkan
lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis.
Kapolri baru, Jenderal
Polisi Suyudi Ario Seto, mengusung semangat "Tegas pada kejahatan, patuh
pada hukum" dengan memperkenalkan 6 Program Prioritas Transformasi Polri
2026–2029 serta program Quick Wins 100 hari pertama.
6 Program Prioritas Transformasi Polri
1). Penguatan Kelembagaan: Penataan struktur dari
Mabes hingga Polsek agar lebih ramping, proporsional, dan tepat sasaran.
2). Pembinaan SDM dan Rekrutmen: Sistem meritokrasi
yang bersih dari praktik titipan dan transaksi.
3). Penguatan Pelayanan
Publik: Transparansi dan digitalisasi layanan untuk mencegah pungli.
4). Penguatan Penegakan
Hukum: Fokus pada kualitas dan keadilan penanganan perkara.
5). Penguatan Pengawasan:
Sistem pengawasan berbasis risiko yang proaktif.
6). Akuntabilitas
Anggaran: Penilaian kinerja anggaran berdasarkan hasil nyata bagi masyarakat.
Adapun Program "Quick Wins 100 Hari Pertama"
Fokus awal meliputi
keamanan ruang publik, pemberantasan narkoba, penanganan judi online dan
penipuan digital, peningkatan layanan darurat 110, serta penguatan penyidikan
berbasis ilmiah (Scientific Investigation).
Sebagai pengamat, saya
mengajak seluruh lapisan masyarakat: Mari bersama-sama memberikan dukungan,
apresiasi, dan do'a keselamatan bagi Kapolri yang baru Jenderal Polisi Suyudi
Ario Seto beserta jajarannya, agar sukses menjalankan visi misi POLRI untuk
mewujudkan Indonesia Damai dan aman karena amanah. Aamiin...
Makassar, 16
Oktober 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar