Pengamat politik menyarankan Sekda dkk, membuktikan kebenaran dan keberanian dengan melawan Bupati Gowa Husniah Talenrang melalui proses hukum (PTUN) untuk menguji keabsahan kebijakan dan Kewenangannya. Bukan memanfaatkan rakyat yang buta politik dan tak tahu apa-apa.
-----
Sabtu, 29 Agustus 2026
Buktikan Kebenaran Lawan Bupati Melalui Jalur Hukum
Oleh: Achmad Ramli Karim
(Pemerhati
Politik & Pendidikan)
Pelaut dan pejuang Gowa dimasa lalu adalah pelaut
ulung dan pejuang tangguh, karena mampu membuktikan kebenaran tanpa menggunakan
bantuan pihak ketiga. Sehingga dalam catatan sejarah perjuangan bangsa mereka
dianggap sebagai pelaut ulung dan petarung yang handal.
Oleh karena itu sangat tepat kalau pengamat politik
menyarankan Sekda dkk, membuktikan kebenaran dan keberanian dengan melawan
Bupati Gowa Husniah Talenrang melalui proses hukum (PTUN) untuk menguji
keabsahan kebijakan dan Kewenangannya. Bukan memanfaatkan rakyat yang buta
politik dan tak tahu persoalan. Kalau takut lawan Bupati mundur, jangan ASN dan
rakyat kecil yang dibenturkan. Karena mereka tak punya kepentingan apa-apa.
Birokrat adalah seseorang yang menjadi bagian dari
birokrasi atau pegawai yang bekerja pada lembaga pemerintah dan organisasi.
Merujuk pada aparatur sipil negara, pejabat administratif, atau pegawai publik
yang menjalankan roda administrasi pemerintahan. Dapat pula merujuk pada
manajer atau pengurus di organisasi swasta besar.
Integritas dan keteladanan seorang pejabat publik
sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat serta mencegah
penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi. Mengapa integritas dan keteladanan itu
sangat penting bagi pejabat publik:
Pertama,
untuk membangun kepercayaan publik: Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah
lahir dari keselarasan antara kata dan perbuatan pejabatnya. Dalam palsafah
hidup orang Makassar "assingkammai bulu na tingkokona" (satunya kata
dan perbuatan), dan sikap ini mampu melahirkan legitimasi. Karena pejabat yang
jujur membuat masyarakat lebih patuh dan percaya pada kebijakan pemerintah.
Firdaus adalah sosok yang dikenal oleh masyarakat Gowa, sebagai pribadi yang
jujur dan santun sehingga dihormati dan disegani oleh rekan kerjanya.
Kedua,
untuk mencegah korupsi dan penyalahgunaan wewenang (Antititesis Korupsi):
Integritas adalah penolak utama gratifikasi, suap, dan segala bentuk
kecurangan. Dalam hal tanggung jawab, pejabat yang berintegritas selalu
memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Ketiga,
untuk Mmenjadi teladan (Role Model) bagi Bawahan dan Masyarakat (Panutan):
Sikap pemimpin yang lurus akan ditiru oleh pegawai di bawahnya dan membentuk
budaya kerja yang bersih. Tindakan nyata seorang pemimpin memberikan dampak
positif yang jauh lebih besar daripada sekadar imbauan lisan.
Seorang birokrat yang yang jujur dan berintegritas
bisa menjadi broke model bagi ASN, karena dapat dijamin ia mampu mengatur dan mengelola
urusan administratif sehari-hari di dalam instansi pemerintahan. Firdaus
dikebal sebagai sosok yang cerdas, cekatan, dan mampu mencernah, menerjemahkan
kebijakan atau undang-undang yang dibuat oleh pemerintah menjadi tindakan atau
pelayanan nyata bagi masyarakat.
Oleh karenanya itu sangat tepat sosoh Firdaus diangkat
sebagai Plt Sekda Kab. Gowa. Dan publik
mengapresiasi tindakan profesional Bupati Gowa, yang mengangkat Mantan Kepala Dinas Sosial tersebut sebagai
Plt. Sekda Kab. Gowa. Karena publik percaya kalau Firdaus adalah pribadi yang
ikhlas dan tulus mengemban amanah, sehingga di yakini mampu memberikan
pelayanan administratif kepada warga negara secara teratur dan
berkesinambungan.
Apalagi ia sangat berpengalaman dalam birokrasi
pemerintahan, karena telah melalui empat kepemimpinan (Bupati) mulai H. Syahrul
Yasin Limpo, H. Hasbullah Jabbar, H. Ihsan Yakin Limpo, dan H. Adnan Purichta
Ichsan.
Makassar, 26 Agustus 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar