Translate

Selasa, 11 Agustus 2026

Mafia Ancam Prabowo Mengandalkan Londo Ireng & Parpol

 

Ketika Prabowo berani melawan oligarki dianggap  lupa diri, penyebab utama kursi kedudukannya digoyang. Karena kelompok mafia dagang yang ada dalam oligarki, diduga akan merancang kudeta kekuasaan secara konstitusional, dengan mengandalkan para londo Ireng dan parpol untuk menjatuhkan Presiden Prabowo sebelum 2029.



-----
Rabu, 12 Agustus 2026



Mafia Ancam Prabowo Mengandalkan Londo Ireng & Parpol

 

Oleh: AchmadvRamli Karim

(Pemerhati Politik & Pendidikan)

Saya menduga kalau ketidak patuhan Prabowo atas kesepakatan politik dalam sistem oligarki, penyebab utama kelompok mafia dagang menggoyang pemerintahan yang sah, karena mereka merasa terganggu dengan sikap tegas Presiden tanpa pandang bulu. Keberanian dan ketegasan Presiden Prabowo dalam mengejar para koruptor dan mafia hitam tidak bisa dipungkiri, kalau sikap tersebut menunjukkan Prabowo tidak patuh pada transaksi politik sebelumnya (politik transaksional).

Hanya sungguh sangat disayangkan karena sikap tegas Presiden tersebut, tidak mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari DPR (legislatif), karena anggota DPR dikendalikan oleh Ketua Fraksinya masing-masing sebagai perpanjangan tangan partai. Sehingga dua Menteri di kabinetnya (Mentan & Menkeu) yang berfungsi sebagai anak panah dalam pemberantasan korupsi, sepertinya akan kandas dan tumpul karena serangan dan ancaman Mafia hitam. Sementara benteng Oligarki sangat kuat dan tidak bisa ditumbangkan, karena partai-partai dalam koalisi parpol termasuk benteng oligarki. Hal ini bermakna  bahwa anggota DPR telah berubah fungsi sebagai benteng oligarki di legislatif, bukan lagi sebagai perwakilan rakyat karena mereka juga sudah membeli suara rakyat melalui money politik.

UU Perampasan Aset saja kandas di legislatif, karena banyak ketua partai dan anggota DPR yang terlibat korupsi, bisnis pembalakan dan tambang liar bersama oligarki. Lebih-lebih oknum pejabat tinggi lembaga penegakan hukum (jaksa, polisi, TNI) banyak terlibat dalam perdagangan haram bersama oligarki.

Dengan demikian, banyak pejabat publik dan elit politik terpaksa menjadi londo Ireng (penghianat bangsa), demi penyelamatan yaitu keamanan pribadi dan keluarga. Selain elit dan pejabat publik yang terpaksa mneggadaikan moral dan integritasnya, juga banyak LSM, influencer, dan Tokoh-Tokoh Pemuda serta Ormas tidak sadar dijadikan londo Ireng karena pendekatan kepentingan dan materi. Dan tidak sedikit juga orang membela kepentingan asing (londo ireng), karena latar belakang pendidikannya. Dimana ia cukup lama menempuh pendidikan di luar negeri sampai mencapai Doktor (S.3), karena dibiayai oleh lembaga asing.

Oleh sebab itu. Ketika Prabowo berani melawan oligarki dianggap  lupa diri, penyebab utama kursi kedudukannya digoyang. Karena kelompok mafia dagang yang ada dalam oligarki, diduga akan merancang kudeta kekuasaan secara konstitusional, dengan mengandalkan para londo Ireng dan parpol untuk menjatuhkan Presiden Prabowo sebelum 2029.

Pertarungan politik secara fair (adil) adalah kompetisi kekuasaan yang dilakukan berdasarkan aturan hukum, etika moral, dan kejujuran tanpa kecurangan, intimidasi, atau politik uang. Hal ini bertujuan menjaga legitimasi hasil pemilu serta persatuan masyarakat.

"Londo Ireng" secara harfiah berasal dari bahasa Jawa yang berarti "Belanda Hitam". Secara historis, istilah ini merujuk pada tentara bayaran asal Afrika Barat (terutama dari wilayah Ghana modern) yang direkrut oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menjadi tentara KNIL pada abad ke-19.Dalam konteks modern dan politik di Indonesia, istilah ini mengalami pergeseran makna menjadi ungkapan peyoratif bagi warga negara Indonesia yang dianggap lebih membela atau mengabdi pada kepentingan asing alih-alih kepentingan nasional sendiri. Sedangkan mafia dagang adalah kelompok pemilik modal atau jaringan tersembunyi yang mengatur harga, pasokan, dan distribusi barang demi keuntungan pribadi atau kelompok. Praktik ini merugikan konsumen serta pedagang kecil karena menyebabkan kelangkaan barang, harga tidak wajar, dan persaingan tidak sehat di pasar.

Namun kelompok mafia ini pulalah yang diduga berupaya menggagalkan program inti pemerintahan Prabowo, yang tidak ingin Program MBG dan Koprasi Desa Merah Putih berkembang dan sukses. Karena berdampak kerugian besar bagi kelompok Mafia dagang dalam rantai pemasokan barang dan distribusi prodak. Ataukah menjadikan MBG dan Kopdes sebagai media politik menyalurkan bansos menjelang Pemilu 2029 jika Prabowo mau kopratif dengan Geng Solo.

 

Makassar, 12 Agustus 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar